Jumat, 14 Agustus 2015

Belajar Ilmu Ikhlas



Setelah memutuskan untuk berhijrah dari negeri tercinta indonesia 7 bulan lalu ke kota sucinya umat islam yaitu madinah al munawarah,banyak hal yang sebelumnya belum sepenuhnya yakin tentang keimanan dan hal-hal baik yang di ajarkan baik di sekolah atau saat ngaji sore hari dengan pa ustadz pada waktu kecil dimana sebelumnya itu hanya rutinitas menjalani kehidupan tanpa tahu kemana arah tujuan dan sejatinya yang harus aku lakukan sabagai muslim yang baik.

Bersyukurnya ketika sampai di kota madinah saat itu dan takjub dengan masjid nabawi yang begitu indah di pandang mata dan betapa cinta nya umat muslim sehingga membuat masjid seindah itu sebagai tempat untuk bersujud,memohon ampun,berdoa,meminta kepada Allah SWT yang mana di dalam masjid terdapat makam Nabi Muhammad SAW serta dua sahabat baliau Abu Bakar dan Umar Ibn Khatab,dan ketika pertama kalinya Ziarah ke makam beliau tak mampu lagi air mata ini tertahan dan harus menetes seakan hati ini merasakan betapa cintanya kepada Beliau sebagai pembawa pesan Allah kepada umatnya sehingga kita bisa beribadah serta menjalankan segala perintahnya dan menjauhi larangannya yang mana Kitab suci Al Qur’an dan Al Hadist sebagai panduan hidup kita.

Ujian hidup yang biasa kita keluhkan masih terbawa hingga ke kota suci ini tanpa belum aku sadari apa yang sebenarnya aku lakukan hingga ujian dan cobaan datang silih berganti hingga sedikit dari itu aku menyadari betapa keikhlasan dan berpasrah kepada Allah dengan telah apa yang terjadi karena aku tak pernah tahu senang atau sedihku karena aku tak tahu manakah diantara keduanya yang baik bagiku ,karena saat senang itu ujian saat sedih juga demikian sehingga tergantung bagaimana kita menyikapi dari semua itu,apakah saat senang kita melupakanNYA dan apakah saat sedih kita MeninggalkanNYA ???itu semua adalah semata hanya karena kita lebih baik mengikhlaskan apa yang terjadi dengan tetap  istiqomah dengan iman kita karena bagaimanapun juga kita hanya makhluk ciptaanNYA yang harus sujud kepada penciptaNYA sehingga keridhoan kehidupan yang kita dapat dan kebahagiaan yang kita rasakan baik itu saat sedih dan senang.

Kebahagiaan akan datang setelah  kita ridho dengan penderitaan dan cobaan kepada kita,perasaan sombong,angkuh,atau perasaan bisa melakukan hal-hal hebat karena kita tanpa kita sadari betapa Allah lah yang membuat kita mampu melakukan segala hal hebat yang kita lakukan bahkan hal yang menurut kita awalnya tidak mungkin untuk kita lakukan dan itu akan sangat mudah untuk Allah mewujudkan semuanya.begitu pula ketika kita yakin bisa melakukan hal yang menurut kita bisa lakukan dan sangat mudah kita lakukan tetapi ternyata kita gagal melakukannya dan kadang tanpa kita sadari itu adalah cobaan untuk kita sehingga Allah membuat itu gagal semata agar kita tidak salah melangkah dengan apa yang kita lakukan,akan selalu ada alasan ketika kegagalan datang ketahuilah kesuksesan akan datang setelahnya ketika kita ridho dan selalu bersama Allah dijalanNYA.

Rasa syukur adalah salah satu cara untuk kita ikhlas dengan apa yang terjadi kepada kita sehingga kesyukuran itu membuat kita terus bergerak maju manjalani kehidupan dengan berpegang teguh di jalan Allah,karena banyak hal yang sudah diberikan kebahagiaan kepada kita walaupun kadang kita terlena dan melupakan Allah yang telah memberikan kebahagiaan tersebut.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar